Kuasa Hukum Heran Alasan Polisi Tangkap Roy Suryo, Gegara Takut Halangi Penyidikan

Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.
TV ONE Indonesia 1h

Kuasa Hukum Heran Alasan Polisi Tangkap Roy Suryo, Gegara Takut Halangi Penyidikan

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa Hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan alasan polisi menangkap kliennya karena khawatir akan mengganggu dan menghalangi proses penyidikan. Namun, dia merasa heran dengan alasan polisi. Pihaknya menilai faktor tersebut tidak dapat dijadikan sebagai dasar pena»»»

tvonenews.com
Merdeka Indonesia 21.12.2022. 06:49

Ketua RW 16 Pantai Mutiara Mengaku Dipecat Usai Bicara Pungli

Merdeka.com - Ketua RW 16 Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Santoso Halim mengaku diberhentikan usai berbicara praktik pungutan liar (pungli) pada Kamis, 16 Desember. Surat pemberhentiannya ditandatangani oleh Lurah Kelurahan Pluit Sumarno dan disahkan oleh Camat Penjaringan Depika Romadi. Sant»»»

merdeka.com
Berita Satu Indonesia 24.11.2022. 13:29

Chery Akan Bangun Pabrik Mobil di Indonesia

Jakarta, Beritasatu.com - Chery Motor Indonesia (CMI) akan membangun pabrik mobil di Indonesia sebagai komitmen kembalinya ke pasar otomotif. Meskipun belum menyebutkan rencana lokasi, Chery memperkirakan nilai investasinya akan mencapai US$ 1 miliar (Rp 15,6 triliun). Chery juga akan fokus memperk»»»

beritasatu.com
Investor Daily Indonesia 04.10.2022. 08:53

Centratama Telekomunikasi (CENT) Borong 397 Menara Rp 1,17 T 

JAKARTA, investor.id – Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) melalui anak usahanya PT Centratama Menara Indonesia (CMI) mengakuisisi sebanyak 397 menara milik PT Anugerah Communication (PTAC) dengan total nilai mencapai Rp 1,17 triliun. Obyek transak»»»

investor.id
Republika Online Indonesia 27.08.2021. 04:20

Hakim Cabut Blokiran Rekening Eks Pejabat Bakamla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengabulkan permohonan pembukaan blokiran rekening terdakwa perkara korupsi proyek pengadaan Backbone Coastal Surveillance System (BCSS) yang terintegrasi dengan Bakamla Integrated Information System (BIIS)»»»

republika.co.id
Kompas Indonesia 26.07.2021. 17:03

Dua Terdakwa Korupsi di Bakamla Dituntut 4 Tahun Penjara

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus korupsi pengadaan Badan Keamanan Laut (Bakamla) Juli Amar Ma'ruf dan Leni Marlena masing-masing dituntut 4 tahun penjara. Jaksa menyebut bahwa keduanya terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak»»»

nasional.kompas.com
Tribun News Indonesia 15.04.2021. 16:37

Berkas Dilimpahkan KPK ke Pengadilan, 2 Terdakwa Korupsi Proyek Bakamla Segera Diadili

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) melimpahkan berkas perkara Ketua Unit Layanan Pengadaan Bakamla RI pada tahun anggaran (TA) 2016 Leni Marlena dan anggota/Koordinator Unit Layanan Pengadaan B»»»

tribunnews.com
Tempo Indonesia 20.12.2020. 08:08

KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Korupsi Bakamla Jadi 40 Hari

, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan dua tersangka kasus korupsi pengadaan perangkat transportasi informasi terintegrasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Tahun Anggaran 2016. Dua tersangka tersebut adalah Ketua Unit Layanan Pengadaan Bakamla RI TA 2016 Leni Marlena (L»»»

nasional.tempo.co
Sindo News Indonesia 17.12.2020. 12:10

Tak Terbukti TPPU tapi Hukuman Wawan Diperberat, Ini Tanggapan KPK

JAKARTA - Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menyatakan suami Wali Kota Tangerang Selatan, Banten, Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaeri Wardana Chasan alias Wawan tidak terbukti melakukan perbuatan pencucian uang . Namun, Pengadilan Tinggi DKI memperberat vonis pidana penjara Wawan menjadi 7 tahun.Me»»»

nasional.sindonews.com
Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.