Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ancaman Perang dan Gejolak Berdarah, Sampai Kapan?
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ancaman Perang dan Gejolak Berdarah, Sampai Kapan?
Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi, mencatat mata uang rupiah mengalami penguatan ke level Rp 16.865 dalam penutupan perdagangan Rabu sore ini. "Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 12 poin sebelumnya sempat menguat 20 poin di l»»»
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp16.865 per Dolar AS
JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada perdagangan, Rabu (14/1/2026). Mata uang Garuda menguat 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.865 per dolar AS. Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, penguatan rupiah salah satunya didorong sentimen »»»
Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi, Berpeluang Tembus 4.700 Dolar AS
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi di level 4.591 dolar AS per troy ounce dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam sepekan ke depan. Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/1/2026) lalu, analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi mengatakan kenaik»»»
Harga emas dunia cetak rekor tertinggi, berpeluang tembus 4.700 dolar
kenaikan ini dipicu kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), kebijakan bank sentral, hingga memanasnya tensi geopolitik globalJakarta (ANTARA) - Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi di level 4.591 dolar AS per troy ounce dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam sepekan ke depan»»»
Mengenal Kevin Hassett, Calon Kuat Ketua The Fed
Jakarta, Beritasatu.com - Kevin Hassett, ekonom senior yang kini menjabat sebagai kepala dewan ekonomi nasional Amerika Serikat (AS), disebut-sebut sebagai calon terkuat ketua federal reserve (The Fed) berikutnya menggantikan Jerome Powell. Dikutip dari DLNews, Minggu (7/12/2025), Presiden AS Donal»»»
Pasar Putar Arah, 60% Yakin The Fed Tak Pangkas Bunga Desember 2025
Jakarta, CNBC Indonesia — Ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat berbalik tajam pada akhir pekan lalu. Pelaku pasar kini menilai peluang The Fed untuk kembali memangkas suku bunga pada Desember semakin kecil, seiring menguatnya sikap sejumlah pejabat bank sentra»»»
Dolar AS Goyah, Rupiah Berhasil Menguat Tipis Sore Ini
Intinya sih...Politik AS semakin pelik, kekhawatiran ekonomi dan stabilitas politik membebani pasar global.Bank Sentral AS memberikan sinyal penurunan suku bunga, tekanan bagi dolar AS datang dari kebijakan moneter tersebut.Rupiah berpotensi kembali ditutup melemah di rentang Rp16.560 hingga Rp16.6»»»
The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Diwarnai Perbedaan Pendapat
Daftar Isi Voting Terbelah Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) kembali menahan suku bunga acuan di level 4,25-4,5%. Keputusan ini diambil pada Rabu, (30/7) waktu setempat. Ketua Federal Reserve Jerome Powell menjelaskan penahanan suku bunga ini dilakukan untuk »»»
Daya Tarik Dolar AS Meredup, Ternyata Ini Sebabnya
JAKARTA - Ada banyak alasan fundamental ekonomi sebagai dasar proyeksi negatif terhadap dolar Amerika Serikat (USD) untuk jangka penjang. Akan tetapi penjualan dan sentimen bearish yang ada saat ini mungkin terlalu berlebihan.Dolar AS telah kehilangan 5% nilainya terhadap beberapa mata uang utama s»»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment