Lebih dari 5.000 Titik Panas Kepung Kalimantan, Udara 'Sangat tidak Sehat' Sampai ke Sarawak

Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.
Republika Online Indonesia 1h

Lebih dari 5.000 Titik Panas Kepung Kalimantan, Udara 'Sangat tidak Sehat' Sampai ke Sarawak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah memperingatkan bakal mengambil tindakan hukum tegas terhadap siapa pun yang sengaja menyulut kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (21/8/2026). Peringatan ini dikeluarkan menyusul maraknya titik api besar di Kalimantan dan wilayah lainnya yang memicu kabu»»»

news.republika.co.id
CNN Indonesia Indonesia 18h

Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terkait penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sigit mengatakan temuan itu didapati dari penyelidikan dan investigasi terkait insiden Karhutla beberapa waktu terakhir.»»»

cnnindonesia.com
CNBC Indonesia Indonesia 21.08. 07:05

Konsesi Perusahaan Sawit Disegel-Garis Kuning Efek Kebakaran Berulang

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel areal konsesi PT Bintang Harapan Palma. Penyegelan lahan milik perusahaan kelapa sawit ini dilakukan karena tersangkut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Tindakan pengawasan itu dila»»»

cnbcindonesia.com
Kompas Indonesia 21.08. 05:55

Kemenhut Didesak Segera Turun Tangan Mengatasi Karhutla di Kalimantan

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan A Rozak mendesak Kementerian Kehutanan (Kemenhut) turun tangan dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Sebab saat ini, tercatat sudah ada 1.795 titik panas atau hotspot yang terdeteksi di Kalimantan Tengah (Kalteng). »»»

nasional.kompas.com
Okezone Indonesia 20.07. 02:30

Karhutla Hanguskan 107.465 Hektare Lahan di Indonesia, Kalbar Terparah

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional telah menghanguskan 107.465,47 hektare selama periode Januari-Juni 2026. Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan luas lahan terbesar yang dihanguskan karhutla, yakni 28.680,47 hektare, disusul »»»

news.okezone.com
Sindo News Indonesia 19.07. 10:04

Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat luas kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) secara nasional selama periode Januari-Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare. Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan luas karhutla terbesar, yakni 28.680,47 hektare, disusul Riau 15.477,95 hektare, Nus»»»

nasional.sindonews.com
iNews Indonesia 19.07. 07:53

Karhutla di Indonesia Capai 107.465 Hektare, Kalbar Paling Luas Terdampak

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode Januari-Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare. Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan luas karhutla terbesar, yakni 28.680,47 hektare, disusul Riau 15.477,95 hektare, Nusa Tengga»»»

inews.id
Antara Indonesia 15.06. 18:46

BRIN kaji opsi "pembakaran terkendali" saat luas karhutla melonjak

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji opsi penerapan metode pembakaran terkendali (prescribed burning) pada ekosistem tertentu sebagai strategi mitigasi di tengah lonjakan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nasional hingga delapan kali lipat. Kepala Pusat Riset »»»

antaranews.com
Liputan6 Indonesia 27.04. 07:09

Menteri LH Tegaskan Ancaman El Nino Nyata, Jangan Tunggu Api Membesar

Liputan6.com, Jakarta - KLH/BPLH atau Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menegaskan, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 perlu diantisipasi lebih dini seiring proyeksi musim kemarau yang lebih panjang dan kering. Kondisi ini menjadi faktor utama yan»»»

liputan6.com
Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.