AS Serang Iran setelah Kapal Ditembak dan Selat Hormuz Ditutup
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
AS Serang Iran setelah Kapal Ditembak dan Selat Hormuz Ditutup
Militer AS mengatakan, pada Sabtu (11/7) waktu Washington DC, bahwa mereka telah melancarkan serangan baru terhadap Iran, setelah Teheran "secara terang-terangan menyerang" sebuah kapal kontainer di Selat Hormuz. Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataan menyebut serangan terbaru mereka diluncurk»»»
Trump sebut AS setuju kanjutkan perundingan dengan Iran
Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (10/7) menyampaikan bahwa Washington telah setuju untuk melanjutkan kembali perundingan dengan Iran, meskipun AS menyatakan kepada Teheran bahwa masa gencatan senjata sudah berakhir. "Republik Islam Iran meminta kami untuk »»»
Harga Minyak Turun 1,7 Persen Usai Trump Berniat Akhiri Perang Iran
KOMPAS.com - Harga minyak dunia turun 1,7 persen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berniat mengakhiri Perang Iran. Dikutip dari CNBC, Jumat (29/5/2026) minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,73 persen dan ditutup pada harga 87,36 dollar AS (sekitar Rp 1,55 juta) per ba»»»
AS Siapkan Imbalan Rp230 Miliar untuk Lumpuhkan Pendanaan IRGC Iran
Ilustrasi(AFP) PEMERINTAH Amerika Serikat di bawah administrasi Donald Trump semakin meningkatkan tekanan terhadap Tehran. Terbaru, AS menawarkan imbalan hingga US$15 juta (sekitar Rp230 miliar) bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi yang berujung pada "penghentian mekanisme keuangan" Korps »»»
Trump Marah atas Respons Iran terhadap Proposal AS: 'Sama Sekali Tak Dapat Diterima!'
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kemarahannya setelah Iran merespons proposal Amerika yang bertujuan untuk mengurangi permusuhan di Timur Tengah dan wilayah Teluk. Dia menyebut respons republik Islam itu "sama sekali tidak dapat diterima".Dalam sebuah unggahan di »»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment