Umumkan Swasembada: Prabowo: Tak Masuk Akal, RI Kaya tapi Impor Pangan Terus

Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.
Kompas Indonesia 07.01. 16:07

Umumkan Swasembada: Prabowo: Tak Masuk Akal, RI Kaya tapi Impor Pangan Terus

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, tindakan Indonesia yang selama ini mengimpor pangan tidak masuk akal. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang makmur dan kaya. Hal ini dikatakan Presiden Prabowo saat mengumumkan Indonesia mencapai swasembada beras dalam acara Panen Raya»»»

nasional.kompas.com
Detik Indonesia 05.02.2025. 09:36

Survei LSI Ungkap Mayoritas Responden Setuju Makan Bergizi Gratis-3 Juta Rumah

Jakarta - Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga merilis respons publik terkait program unggulan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, mayoritas responden setuju terhadap program yang tengah digagas Prabowo mulai dari makan bergizi gratis hingga tiga juta rumah untuk masyarakat berpeng»»»

news.detik.com
Antara Indonesia 22.10.2024. 15:36

LSI: Saat ini, Prabowo berada di puncak tertinggi popularitas

Popularitas di sini bukan sekadar soal pengenalan publik, melainkan kesukaanJakarta (ANTARA) - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat Presiden Prabowo Subianto saat ini berada di puncak tertinggi popularitas setelah bertahun-tahun menunggu untuk memegang palu dan pahat nasib bangsa Indo»»»

antaranews.com
Berita Satu Indonesia 22.10.2024. 12:16

LSI Denny JA: Popularitas Prabowo Subianto Sentuh 90,5 Persen pada Oktober 2024

Jakarta, Beritasatu.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan popularitas Prabowo Subianto melonjak signifikan. Pada Oktober 2024, tingkat kesukaan publik terhadap Prabowo mencapai 90,5%. Peneliti lain LSI Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan, pada Januari 2024, popularitas Prabowo»»»

beritasatu.com
Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.