AS Jatuhkan Sanksi ke Nobitex, Bursa Kripto Terbesar Iran

Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.
Kompas Indonesia 1h

AS Jatuhkan Sanksi ke Nobitex, Bursa Kripto Terbesar Iran

KOMPAS.com-Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap Nobitex, bursa mata uang kripto terbesar di Iran. Pemerintah AS menuding Nobitex membantu pemerintah Iran dan sejumlah lembaga negara yang masuk daftar hitam menghindari sanksi Barat. Sanksi tersebut diumumkan pada Selasa (1/6/2026). Baca »»»

money.kompas.com
Saura Indonesia 20.12.2024. 09:14

Mukernas II PPP Sempat Ricuh, Mardiono Dkk Disomasi Dituntut Minta Maaf

Suara.com - Plt Ketua Umum DPP PPP M Mardiono dituntut untuk meminta maaf atas kericuhan yang sempat terjadi saat pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP yang diselenggarakan di Ancol pada Sabtu (14/12/2024) lalu. Sebagaimana informasi yang beredar serta video yang viral di media so»»»

suara.com
IDX Channel Indonesia 08.09.2023. 16:02

Genjot Literasi Keuangan Pemuda, OJK Gelar Edukasi di UIN Surakarta

kalangan muda diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan produk jasa keuangan, sehingga memberikan manfaat dan tidak menyusahkan generasi muda kita. IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi keuangan, terutama di kalangan pemuda dan pelajar. Hal ini seiring »»»

idxchannel.com
CNN Indonesia Indonesia 30.12.2021. 18:30

PAN soal Peluang Zulhas Capres: Bangga Ketum Maju, tapi Kami Realistis

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku tetap realistis terkait peluang mengusung Ketua Umum Zulkifli Hasan dalam bursa pencalonan presiden di Pilpres 2024. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno mengaku masih terus memantau dinamika hasil survei sebagai tolok ukur t»»»

cnnindonesia.com
Tempo Indonesia 10.10.2021. 12:20

Jelang Muktamar, Pengamat Nilai Ada 3 Pekerjaan Rumah PBNU

- Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Khoirul Umam, mengatakan saat ini Nahdlatul Ulama memiliki tiga pekerjan rumah besar yang harus diselesaikan menjelang Muktamar Pengurus Besar Nahldlatul Ulama (PBNU). Muktamar sendiri akan digelar 23 hingga 25 Desember 2021 di Bandarlampung. »»»

nasional.tempo.co
Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.