51,97% Konsumsi Rumah Tangga Menopang Pertumbuhan Ekonomi RI 5,47% di Kuartal III-2026
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
51,97% Konsumsi Rumah Tangga Menopang Pertumbuhan Ekonomi RI 5,47% di Kuartal III-2026
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) mencatat realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 mencapai 5,47% secara tahunan (year on year/yoy) masih didorong kuat oleh konsumsi rumah tangga masyarakat, meski semua komponen tumbuh positif. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik»»»
Efek Karhutla, BPS: Ekonomi Kalimantan Tumbuh Terendah pada Kuartal III 2026
JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi di Kalimantan pada kuartal III 2026. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud menyampaikan dampak Karhutla terlihat dari merosotnya kinerja pertum»»»
Ekonomi Bali-Nusa Tenggara Tumbuh Tertinggi di Kuartal III 2026
Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia berada di zona positif pada kuartal III 2026. Secara spasial, kawasan Bali dan Nusa Tenggara membukukan laju pertumbuhan tertinggi dibandingkan wilayah lainnya di Tanah Air. "Secara spasial»»»
Konsumsi Rumah Tangga Topang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2026
Jakarta, Beritasatu.com - Perekonomian Indonesia pada kuartal III-2026 tumbuh 5,47% secara tahunan (year on year/yoy), ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada kuartal III 2025 sebesar 5,04%. Sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia juga mencatat»»»
Bali-Nusra Jadi Juara, Ekonomi Tumbuh 6,08% di Q3-2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026 terjadi secara merata di seluruh wilayah. Namun, kawasan Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) mencatatkan pertumbuhan ekonomi paling tinggi, yakni mencapai 6,08% secara tahunan (year on year/yoy). Deputi Bidang Neraca dan Anali»»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment