Analis: Harga Emas Dunia Diprediksi Melemah Besok

Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.
Tempo Indonesia 18h

Analis: Harga Emas Dunia Diprediksi Melemah Besok

TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas dunia bergerak melemah. Komoditas ini diprediksi melemah dalam perdagangan besok, Senin, 30 Januari 2023. Ini dikatakan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi. Dia mengatakan harga emas bergerak melemah pada hari Sabtu pagi, 28 Januari 2023. Sebabnya, p»»»

bisnis.tempo.co
Investor Daily Indonesia 25.01. 04:14

Harga Minyak Bakal Menguat, Ini Faktor Pendorongnya

JAKARTA, investor.id – Harga minyak bakal menguat pada Rabu (25/1/2023). Harga minyak diperkrakan akan diperdagangkan di rentang US$ 80 - 83,50 perbarel. Ini faktor pendorongnya. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, harga minyak mentah naik lebih tinggi di perdagangan »»»

investor.id
CNBC Indonesia Indonesia 21.11.2022. 14:58

Harga Minyak Ambles, Nyaris Terendah dalam 2 Bulan

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak turun mendekati posisi terendah dalam dua bulan terakhir pada Senin (21/11/2022), setelah sebelumnya turun sekitar US$ 1 per barel. Penurunan harga minyak terjadi akibat kekhawatiran pasokan surut, permintaan bahan bakar dari China yang melemah, serta penguata»»»

cnbcindonesia.com
Saura Indonesia 12.07.2022. 14:30

Rupiah Keok Lagi, Kini Semakin Dekati Level Rp15.000 per Dolar AS

Suara.com - Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Mata uang Garuda kembali keok hingga mendekati level Rp15.000. Mengutip data Bloomberg, mata uang Rupiah menutup perdagangan melemah 0,13 persen atau 20 poin ke Rp14.995 per dolar»»»

suara.com
Republika Online Indonesia 07.07.2022. 05:03

Ini Sederet Alasan Dolar Makin Perkasa Dalam Tiga Bulan ke Depan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dolar AS akan tetap kuat setidaknya selama tiga bulan ke depan karena ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif dan daya tarik safe-haven yang berasal dari kekhawatiran resesi global, jajak pendapat Reuters terhadap analis valuta asing menunjukkan. Aksi»»»

republika.co.id
Have anything to say about this article?

You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.

Comment
Cancel
Your comment has been sent successfuly! Thank you.