Rupiah Anjlok ke Rp18.075 per Dolar AS Imbas Defisit APBN dan Berakhirnya Gencatan Senjata Iran-AS
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
Rupiah Anjlok ke Rp18.075 per Dolar AS Imbas Defisit APBN dan Berakhirnya Gencatan Senjata Iran-AS
Jakarta, tvOnenews.com - Rupiah anjlok ke Rp18.075 per dolar Amerika Serikat (AS) imbas defisit APBN dan berakhirnya gencatan senjata Iran-AS. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp18.005 per dolar AS pada Rabu, 8 Juli 2026. ADVERTISEME»»»
Mesir Ungkap Peran usai AS-Iran Teken MoU
Mesir mengungkapkan peran mereka usai Amerika Serikat dan Iran meneken nota kesepahaman (Mou) yang diharapkan betul-betul bisa dijadikan kerangka mengakhiri perang. Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yasser Hasan Farag Elshemy menyampaikan pernyataan itu kepada awak media sebelum pembukaan acara peri»»»
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
JAKARTA, iNews.id - Harga minyak dunia kembali turun setelah kapal tanker yang sempat tertahan selama berbulan-bulan di Teluk Persia mulai kembali melintasi Selat Hormuz. Pasokan minyak global diperkirakan akan membaik. Melansir CNBC International, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS), West Tex»»»
Video: Trump Acuhkan Ancaman Iran, Negosiasi Damai di Ujung Tanduk
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah ketidakpastian nasib perundingan damai dan ancaman Teheran untuk menutup total Selat Hormuz, Trump secara terbuka menyatakan tidak peduli jika pembicaraan berakhir tanpa kesepakatan. Selengkapnya dalam program Squawk Box CNBC Indonesia (Selasa, 02/06/2026) beriku»»»
Wapres AS Sebut Iran Keliru, Tegaskan Lebanon Tak Masuk Gencatan Senjata
Jakarta - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan pemerintah Iran salah paham terkait kesepakatan gencatan senjata. Vance menegaskan Lebanon tidak pernah masuk ke bagian perjanjian gencatan senjata AS dan Iran. Dilansir Reuters dan Times of Israel, Kamis (9/4/2026), Vance mengatakan»»»
3 Analisis: Perang Iran-AS-Israel Memanas, Mengapa Tak Ada yang Benar-Benar Menang?
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada sesuatu yang ganjil dalam cara dunia membaca perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Di layar-layar televisi, konflik ini tampak seperti duel kekuatan: rudal berbalas rudal, ancaman dibalas ancaman. Namun di balik gemuruh itu, tersimpan satu fakta sunyi yang j»»»
720 WNI Tertahan Pulang karena Penerbangan Timur Tengah Terganggu Perang
JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan bahwa masih terdapat 720 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan kepulangannya ke Tanah Air akibat perang di Timur Tengah. "Saat ini terdapat 720 WNI yang tertahan karena disrupsi pene»»»
Ketahanan dan transisi energi di tengah gejolak geopolitik global
pelajaran yang bisa diambil dari dampak krisis Timur Tengah saat ini adalah secara bertahap mengakhiri kebergantungan yang terlalu besar pada pangan impor.Jakarta (ANTARA) - Konflik berlarut Iran versus koalisi AS–Israel berdampak serius pada ketegangan regional, dalam hal ini kawasan Timur Tengah,»»»
Harga Minyak Dunia Naik Setelah Trump Mengancam Iran
Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak melonjak pada Selasa, (7/4/2026) waktu setempat. Kenaikan harga minyak dunia terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman mengerikan terhadap Iran menjelang tenggat waktu yang ditetapkan malam ini untuk pembukaan kembali Selat H»»»
Iran: Kapal-Kapal Negara Tak Bermusuhan Bisa Melintasi Selat Hormuz dengan Aman
JAKARTA – Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz “terbuka” dan kapal-kapal dari negara “yang tidak bermusuhan” dapat melintasi jalur air utama tersebut. Pernyataan itu disampaikan Teheran di tengah krisis akibat penutupan Selat Hormuz yang memicu krisis energi global terbesar dalam beberapa dekade. Dal»»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment