Aktivis Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik dan Kreator Konten Yansen Lapor Polisi Buntut Rentetan Teror
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
Aktivis Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik dan Kreator Konten Yansen Lapor Polisi Buntut Rentetan Teror
Liputan6.com, Jakarta - Aktivis Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, dan krator konten Yansen alias Piteng mendatangi Bareskrim Polri, Rabu (14/1/2026). Keduanya melaporkan dugaan teror yang dialami baik secara fisik dan digital buntut mengkritik penanganan bencana di Sumatra. Laporan tercatat deng»»»
Aktivis Greenpeace Serahkan Bangkai Ayam ke Bareskrim untuk Barang Bukti Teror
JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivis lingkungan yang juga Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, melaporkan dugaan teror dan pengancaman yang diterimanya ke Bareskrim Polri. Dalam laporan tersebut, korban menyerahkan bangkai ayam tanpa kepala beserta pesan ancaman tertulis sebagai barang»»»
LPSK persilakan aktivis dan influencer diteror ajukan perlindungan
Jakarta (ANTARA) - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempersilakan para aktivis dan pemengaruh atau influencer yang diduga mengalami intimidasi serta teror setelah menyampaikan kritik untuk mengajukan permohonan perlindungan. Wakil Ketua LPSK Sri Suparyati mengatakan lembaganya sudah men»»»
Filipina Bergejolak, Puluhan Ribu Warga Protes Korupsi Dana Banjir
Intinya sih...Kemarahan warga Filipina dipicu oleh pamer kekayaan pasangan pengusaha kaya yang memenangkan kontrak pengendalian banjir.Kepolisian Filipina menangkap 72 pengunjuk rasa, menyebabkan bentrokan dan luka-luka di kedua belah pihak.Para pengunjuk rasa menuntut penjarakan pejabat dan pengus»»»
Demo RI Nyebar! Usai Nepal Kini Filipina-Peru, Bawa Bendera One Piece
Jakarta, CNBC Indonesia - Demonstrasi besar-besaran kini menyebar ke Filipina dan Peru. Sebelumnya protes sempat terjadi di Indonesia pada Agustus dan Nepal, yang meruntuhkan rezim, awal September. Lalu apa yang terjadi? Berikut rangkuman CNBC Indonesia, Senin (22/9/2025). Di Filipina, ribuan warga»»»
Demi Masa Depan Anak Cucu, Warga Knasaimos Desak Pengakuan Hutan Adat
Suara.com - Hutan adat masih belum diakui secara penuh, padahal jadi benteng utama masyarakat adat menjaga lingkungan dan warisan budaya. Tanpa pengakuan hukum, wilayah adat kerap terancam oleh ekspansi industri, pembalakan, dan konflik lahan yang menggerus hak hidup masyarakat lokal, termasuk masa»»»
Tujuh Orang dalam Acara Indonesia Critical Mineral Expo di Jakbar Diamankan, Empat Aktivis Greenpeace
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial dengan narasi adanya penangkapan sejumlah aktivis Greenpeace dan Papua dalam acara Indonesia Critical Minerals Expo dan Conference 2025, di Hotel Pullman, Jakarta Barat, pada Selasa (3/6/2025). Insiden ini diunggah salam akun Instagram @me»»»
Aksi Koalisi Anti SLAPP Tuntut Hentikan Kriminalisasi dan Pelanggaran HAM di Industri Nikel Morowali
Iklan TEMPO.CO, Jakarta -Massa yang tergabung dalam Koalisi Anti Strategic Lawsuit Against Public Participation atau SLAPP menggelar aksi di depan kantor PT Baoshuo Taman Industri Investment Group (BTIIG), Jakarta Selatan, Jumat, 1 November 2024. Aksi tersebut menuntut agar PT BTIIG menghentikan kr»»»
Massa Demo di DPR 'Makan' Badan Jalan, Lalin Gatsu Tersendat
Jakarta - Sejumlah elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di depan DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Massa menuntut RUU Masyarakat Adat segera disahkan. Aksi ini dihadiri oleh elemen masyarakat adat dari seluruh Indonesia. Massa membawa poster dan alat peraga lainnya dalam aksi ini. Aksi ini»»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment