Kronologi Serda Ahmad Tewas di Tangan Senior: 3 Pukulan yang Mematikan
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
Kronologi Serda Ahmad Tewas di Tangan Senior: 3 Pukulan yang Mematikan
Liputan6.com, Jakarta - Seorang anggota TNI AU atas nama Serda Ahmad Muzammil Farisa dilaporkan meninggal dunia usai dianiaya seniornya. Danpuspomau Marsekal Muda TNI Daan Sulfi menjelaskan kronologi penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad meninggal. "Para tersangka menilai konsekuensinya kalau m»»»
TNI AU Bantah Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior karena Salah Beli Mi
TNI Angkatan Udara membantah informasi beredar yang menyebut Serda Ahmad Muzammil dianiaya senior karena salah membeli mi. "Terkait opini di masyarakat mengenai sekarang yang ramai itu sebutan masalah mi godog dan mi goreng, sama sekali tidak ada korelasinya dengan yang kami sidik saat ini, dan tid»»»
TNI AU tetapkan empat prajurit jadi tersangka penganiayaan serda AMF
Jakarta (ANTARA) - Pusat Polisi Militer TNI AU (Puspomau) menetapkan empat prajurit menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Serda AMF. "Berdasarkan hasil penyidikan; kami telah ditetapkan empat orang tersangka, yaitu Serda MTS, Serda MAD, Serda JM, Serda AH, dan seluruhnya adala»»»
TNI AU Bantah Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior gegara Salah Beli Mi: Tak Ada Hubungannya
JAKARTA, iNews.id - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi membantah isu yang menyebut penganiayaan hingga menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) meninggal dunia dipicu persoalan salah membeli mi instan. Dia menyatakan isu itu tidak memiliki hub»»»
Puspomau Bantah Salah Beli Mi Instan Jadi Penyebab Tewasnya Serda Ahmad
JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, membantah isu yang beredar jika penyebab penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) hingga tewas karena persoalan salah membeli mi instan. "Terkait opini di masyarakat mengenai sekarang yang ramai i»»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment