Menjaga Perdamaian Aceh di Tengah Duka Bencana
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
Menjaga Perdamaian Aceh di Tengah Duka Bencana
Jakarta - Di tengah deru ujian bencana yang kembali menyapa Aceh, ruang publik hari ini dikejutkan oleh pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Simbol-simbol pemisahan diri ini muncul di tengah masyarakat yang sedang berduka akibat bencana. Peristiwa ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Simb»»»
Barak Militer untuk Siswa Nakal, Solusi atau Masalah Baru?
Liputan6.com, Jakarta Satu per satu, puluhan siswa SMP turun dari bus dan truk TNI. Mereka tiba di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Armed 9, Purwakarta, Kamis, 1 Mei 2025. Berkemeja putih, celana hitam dan topi biru, membawa tas ransel. Ada juga yang menenteng koper dan kantong belan»»»
Bos Pengusaha Malu-malu Pilih Capres, Tapi Banyak Maunya
Jakarta, CNBC Indonesia - Berbeda dengan buruh yang sudah blak-blakan mendukung salah seorang calon presiden untuk pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 mendatang, pengusaha justru masih malu-malu menyampaikan siapa capres yang akan mereka pilih. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariya»»»
Muncul Wacana BPJS Kesehatan Orang Tajir, Berikut Daftar Iuran BPJS Kesehatan per Hari Ini
JAKARTA - Pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal " BPJS Kesehatan untuk orang kaya " mendapat respons beragam dari berbagai kalangan. Ada yang mendukung, ada pula yang mempertanyakannya.Baca juga: Wakil Ketua MPR Ajak Semua Elemen Berkolaborasi dalam Penanganan Penyakit Langka Saat r»»»
Wapres Ma'ruf Amin Minta KPK Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut berperan dalam pemulihan ekonomi nasional. Menurut Ma'ruf Amin, KPK berperan mencegah praktik korupsi yang berfampak kepada lambatnya pemulihan ekonomi nasional. "Segala upaya pemulihan sosial ek»»»
70 Persen Kasus Stunting Disebabkan Faktor Sensitif, BKKBN dan TNI AD Latih Babinsa
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menyebutkan, 70 persen kasus anak stunting disebabkan oleh faktor sensitif. Faktor sensitif tersebut, yakni lingkungan rumah yang kumuh, sanitasi yang buruk dan ketiadaan air bersih, serta »»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment