Airlangga: Kesepakatan tarif RI-AS tinggal tunggu jadwal Prabowo-Trump
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
CommentYour comment has been sent successfuly! Thank you.
Airlangga: Kesepakatan tarif RI-AS tinggal tunggu jadwal Prabowo-Trump
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hasil akhir kesepakatan tarif dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS) hanya tinggal menunggu jadwal pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump. Menurut dia, jadwal kesepakatan»»»
Istana Klaim Tak Ada Masalah Substansial Ganjal Nego Tarif RI-AS
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengklaim tak ada persoalan dari segi substansi dalam negosiasi tarif dagang antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Ia menargetkan negosiasi tarif dagang ini akan rampung pada pertengahan Februari. "Insyaallah enggak. Secara substansi Insya Allah engga»»»
Anggaran Iuran Dewan Perdamaian Gaza USD1 Miliar dari APBN, Begini Kata Purbaya
Sumber pendanaan akan menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. IDXChannel - Anggaran untuk iuran keanggotaan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza berpotensi mengambil sebagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini dikatakan Menteri Keuangan (Menkeu) »»»
Kritik Hikmahanto hingga Dino Patti Djalal soal Dewan Perdamaian Trump
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk ikut iuran sukarela untuk Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS, Donald Trump. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono saat dijumpai di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). "Pres»»»
Banyak Negara Muslim Gabung BoP, Ini Harapan Politikus PKS
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Langkah geopolitik Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia menjadi anggota Dewan Perdamaian alias Board of Peace (BoP) jadi sorotan belakangan. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menilai hal itu langkah untuk terlibat langsung dalam penghentian»»»
Have anything to say about this article?
You can report: fake news, misinformation, error, more information, additional data, etc.
Comment